Young Marriage Part 1 (YAOI)

I’m ComeBack with new Fanfiction. Long time no see you guys… I write WonKyu Fanfiction.. I always write WonKyu. Because I’m WonKyu Shipper. So, if u not like this please leave. If u like, you can stay and leave a like and comment.. OK!!

Check it Dot!!

Author :

“Shin Eun Kyung”

Main Cast :

Choi Siwon as Choi Siwon

Cho Kyuhyun as Cho Kyuhyun

Other Cast :

All Member Super Junior

All Member SNSD

Genre : Romance, Humor, YAOI, Marriage Life, etc..

Rating : PG 15

Songs : Henry – Trap (Ft Kyuhyun and Taemin)

Summary :

“Kebencian datang dari awal hingga di akhiri dengan tanda saling mencintai” – WonKyu.

 

Author POV…

Sinar matahari memasuki celah jendela kamar seorang namja. Cat dinding kamar berwarna baby blue mengesankan jika namja ini sangatlah imut. Dan memang benar saja, siapa yang tak kenal dengan namja bernama Cho Kyuhyun.

Cho Kyuhyun – seorang namja yang masih bergelut dibawah selimut berwarna baby blue itu, padahal waktu sudah menunjukan jam 07 KST.

“Kyuhyun!!” ucap Ahra sang noona mencoba membangunkan adik kesayangannya itu.

“aish noona barisik” kyuhyun menolak dan kembali menarik selimut miliknya.

“YAK!! Sekarang sudah jam berapa? Saatnya sekolah Cho Kyuhyun!!” marah Ahra sambil memukul pantat adiknya yang menggemaskan itu.

“Awwww..Noona appooo..” Kyuhyun mengaduh kesakitan, sang noona hanya cekikikan melihat sang adik kesakitan. “Sudah puas kah kau membuli adikmu yang TAMPAN ini!!” ujar Kyuhyun menekankan kalimatnya.

“Bukan TAMPAN tapi MANIS.” Ralat Ahra melengos pergi keluar kamar adiknya.

“NOONNNAAAAAAA!!!!” teriak Kyuhyun marah.

Ahra segera berlari meninggalkan kamar adiknya. Kyuhyun paling benci jika ada siapapun yang mengatakan dirinya itu manis. Dia hanya ingin dipanggil TAMPAN bukan MANIS. Bahkan orangtuanya sendiripun memanggilnya dengan nama ‘Kyuhyunniee’ memang manis bukan…

Kyuhyun yang sudah mann..uppss..tampan maksudku keluar dari kamarnya dengan seragam khas Seoul High Schoolnya. Ia segera menuruni tangga dan menuju ruang makan.

“Noona! Appa dan umma mana?” Tanya Kyuhyun mengeser kursi makan dan mulai mengambil nasi goring buatan pelayan dirumahnya.

“Umma dan Appa sedang dalam perjalanan pulang.” Jawab Ahra yang masih asyik dengan makannya.

“mmmeennggnnaaa…kkeeuunmmmaana (memangnya kemana)?” Tanya Kyuhyun dengan mulut penuh nasi.

PLAK

Ahra memukul kepala adiknya. Kyuhyun meringis kesakitan dan segera menghabiskan makannya.

“Noona jahat!! Sakit tahu..” rengek Kyuhyun.

Ahra mencondongkan badannya mengelus..ani.. bukan mengelus namun mengacak rambut sang adiknya. Kembali Kyuhyun mengeluh kepada kakaknya. Ia bahkan mempoutkan bibirnya.

“Aishh!! Manja kumat. Kau ini sudah 17 tahun.. saatnya kau dewasa Kyuhyunniee..” Ahra berdiri mendekati adiknya dan memeluk leher Kyuhyun. “Seharusnya kau sudah membawa pacar kerumah. Noona bosan hanya mendengarmu yang selalu putus dan bergonta ganti pacar hanya karena alasan kau manis, Kyuhyunniee..”

Kyuhyun mendengus kesal ketika mendengar kata ‘manis’ yang diucapkan dari mulut Ahra. Berikutnya Kyuhyun berfikir jika kata-kata Ahra memang ada benarnya juga. Pipinya yang chubby, gayanya yang tak seperti namja kebanyakan, dan kulitnya yang putih halus sama seperti kulit bayi.

“Hah sudahlah noona. Aku harus pergi sekolah,” Kyuhyun melepaskan tangan Ahra. “Sebentar lagi akan masuk. Aku pergi noona..” Kyuhyun pamit sambil membawa tas selempang berwarna baby blue miliknya, berjalan meninggalkan rumahnya mewahnya.

Ahra hanya geleng-geleng kepala melihat adiknya yang hanya bias di panggil sebagai namja manis yang pernah ia lihat.

~~~

@ Sapphire Blue Senior High School…

Kyuhyun sudah berada di dalam kelasnya. Dengan kacamata minus bertengker jelas dimatanya. Ia duduk di bangku depan. Tak ada yang menemaninya, karena Eunhyuk sahabatnya berbeda kelas dengannya.

Kyuhyun memang terkenal namja pintar. Bahkan ia bisa sekelas dengan kakak kelasnya karena kepintarannya itu.

“Cho Kyuhyun, coba kamu kerjakan soal matematika ini!” perintah Jung Soo songsaenim. Tanpa ragu lagi, Kyuhyun pun kedepan papan tulis dan mulai mengerjakan soal matematika yang bisa dikatakan rumit itu.

Setelah mengerjakan soal matematika itu, dengan segera Kyuhyun kembali duduk dibangkunya. Semua yang berada dikelasnya heran mengapa seorang namja bernama Cho Kyuhyun bisa mengerjakan soal yang di khususkan untuk para sunbaenimnya. Bahkan seorang Park Jung Soo, yang mempunyai gelar S2 jurusan matematika pun tak pernah dapat menyelesaikannya.

“Aigoo, kau pintar sekali Kyuhyun-ah!!” sorak Jung Soo bangga kepada anak didiknya itu.

“Gomapta Songsaenim.” Jawab Kyuhyun sambil membungkukan badannya.

Namun ada saja yang tak suka dengan seorang Cho Kyuhyun. Namja itu Choi Siwon – namja tampan yang popular di Sapphire Blue High School dan terkenal dengan keramahan dirinya kepada setiap orang. Namun, tidak kepada Cho Kyuhyun. Entah iri, cemburu, atau apa. Ia sangat tak suka jika Kyuhyun selalu dipuji.

“Cih! Aku juga bisa mengerjakan soal itu.” Siwon mendelik sebal.

“Jika memang bisa. Kerjakan soal yang sama seperti itu.”

Semua yang ada dikelas melirik kea rah sumber suara yang tak lain adalah suara Kyuhyun yang masih asyik menulis.

“Aku mendengar semua cibiranmu. Jika memang kau bisa. Coba kau kerjakan dengan cara yang berbeda!!” perintah Kyuhyun menyimpan pulpen di atas meja dan melirik ke arah Siwon dengan mata menantang.

“Baa…”

TENG

Suara bel sekolah menghilangkan kehening dan percakapan Kyuhyun dan Siwon yang begitu mencengkam. Siwon dan Kyuhyun memang terkenal seperti Tom and Jerry. Tak pernah akur. Ada saja selalu berkelahi. Tak ada yang pernah mau mengalah antar satu sama lain. Bahkan seorang Park Jung Soo, tak bisa melerai mereka.

“Jika bukan karena saatnya istirahat,” ucap Siwon menghampiri Siwon yang masih duduk dibangkunya. “Sudah ku Bully Kau!!” Siwon melengang keluar kelas diikuti teman-temannya yang mendelik sebal kea rah Kyuhyun.

“Sudah-sudah. Pelajaran sampai disini saja. Sampai bertemu lagi di esok hari. Selamat siang!” ujar Park Jung Soo melengang keluar kelas Kyuhyun dan sunbaenimnya.

Kyuhyun melepas kacamatanya dan menyimpayn ditempat kacamata yang biasa ia bawa setiap hari kemanapun ia pergi. Ia mengambil buku novel favoritenya dan segera keluar kelas menuju taman belakang seolah yang sepi dikunjungi oleh siswa-siswi Sapphire Blue Senior High School.

“Cho Kyuhyun!!” panggil suara yang tak lagi asing ditelinga Kyuhyun. Eunhyuk – sahabatnya.

“Aish! Lee Hyuk Jae. Berhenti teriak-teriak seperti itu.” Kyuhyun mulai mempoutkan bibirnya sebal.

“Kyuhyun-ah, kau berani sekali melawan seorang Choi Siwon sunbaenim! Daebak!!” Eunhyuk bertepuk tangan dengan senyum yang tak hilang dari wajahnya.

“Ne. padahal jika dirumah aku ini namja manja.” Kyuhyun menutup buku novelnya dengan memasang wajah muramnya. “Umma dan appa selalu saja memanjakanku. Tapi, aku suka.” Ucap Kyuhyun yang kini kembali memperlihatkan wajah senangnya.

“Aku jadi bingung! Di kelas XII-IPA A kau sangat berani. Dan berani melawan seorang Choi Siwon. Aigoo!!” Eunhyuk menggeleng-gelengkan kepalanya tak percaya.

“Sudahlah Hyukkie. Yang penting aku tak pernah di Bully.” Kyuhyun kembali melanjutkan membaca novel bergenre Romance miliknya itu.

“Hah! Benar juga. Tapi, aku rasa aku jatuh cinta Kyuhyun-ah..Fiuhh!!” Eunhyuk menghembuskan nafasnya. Kyuhyun melirik kea rah Eunhyuk ingin tahu.

“Kepada siapa?” Tanya Kyuhyun.

“Donghae sunbae.” Jawab Eunhyuk santai.

“MWO?? Donghae sunbae teman Siwon si namja bodoh itu. Ck! Terserah padamu saja. Karena menurutku yang bisa menghentikan kebencian itu hanya cinta.” Gumam Kyuhyun.

“Jadi aku boleh menyukai Donghae sunbae?” Tanya Eunhyuk.

“Yak! Memangnya aku siapa? Kenapa kau meminta izin padaku? Yang merasakan itu hatimu. Bukan aku.” Kyuhyun menunjuk ke daerah dada rata Eunhyuk.

“Ah ne.” ucap Eunhyuk canggung. Seketika suasana menjadi hening kembali, Eunhyuk sibuk dengan ponselnya dan Kyuhyun pun sibuk dengan novelnya. Disaat-saat seperti inilah Kyuhyun sangat merasa bahagia, ia sangat menyukai ketenangan dibandingkan keributan. Namun, ada hal yang aneh. Jika dirumah, ia sangat manja. Namun, jika disekolah ia namja yang mandiri. Benar-benar namja pemilik kepribadian ganda.

“Aigoo.. tak ada berita menarik apa,” gumam Eunhyuk kesal. “Yang jadi topic hangat di Naver hanya itu-itu saja dari kemarin.” Lanjut Eunhyuk sambil menekan-nekan layar touchscreen ponselnya.

“Memang berita apa?” Tanya Kyuhyun.

“Soal Siwon yang mendapat gelar sabuk hitam.” Jawab Eunhyuk dengan wajah malasnya.

“Oh” balas Kyuhyun dengan singkat. Namun, dapat membuat orang heran.

“Aish! Kyuhyun-ah, kajja kita ke kantin. Aku lapar!!” ajak Eunhyuk menarik lengan Kyuhyun yang masih duduk di kursi taman halaman belakang sekolah.

“Shireo.. Kau saja hyukkiee..” Kyuhyun menolak, ya jelas menolak. Kantin adalah tempat dimana Siwon dan teman-temannya berkumpul.

“Aku tak mau tahu Kau harus ikut.” Eunhyuk mengambil novel milik Kyuhyun dan menarik tangan Kyuhyun. Kyuhyun hanya bisa pasrah saja dan mengikuti Eunhyuk menuju kantin.

~~~
“Benar-benar hebat namja itu,” Ucap Donghae bangga. Siwon tahu siapa namja yang jadi kebanggaan sahabatnya itu. “Beraninya ia melawanmu. Banyak yeoja atau namja yang tunduk padamu. Namun berbeda dengan namja yang satu ini.” Lanjut Donghae membuat Siwon geram.

Siwon pun masih melanjutkan aksi makannya. Menghiraukan Donghae yang terus berbicara.

“Siwon-ah, kau tau tidak. Aku dengar namja itu namja aneh…” gumam Donghae.

“Memang aneh kenapa?” Tanya Siwon yang telah menyelesaikan makannya dan meneguk minuman yang doipesannya.

“Appaku bekerja di Perusahaan Cho Corp, dan itu adalah perusahaan appa Kyuhyun.” Ujar Donghae membeberkan identitas namja yang dibenci oleh Siwon.

“Lalu?”

“Appaku bilang, jika dirumahnya Kyuhyun itu adalah namja yang manja. Aku dengar sih seperti itu.” Jawab Donghae sambil memakan Sushi milkinya.

“Aku sudah tahu.” Siwon berdiri dan meninggalkan Donghae dibelakangnya.

“YAK!! Aku belum selesai bicara.” Donghae mendelik sebal dan menyusul Siwon yang semakin menjauh dari kantin.

Hendak menuju kelasnya, ia berpapasan dengan Kyuhyun – musuhnya. Siwon hanya memandang Kyuhyun dengan tatapan death glarenya yang mengartikan permusuhan. Donghae yang ada disitu berbeda halnya dengan Siwon dan Kyuhyun. Ia mengerlingkan sebelah matanya ke hadapan Eunhyuk.

“Siwon-ah.. Tunggu aku…” Donghae berlari menyusul Siwon yang sudah menaiki tangga sekolahnya menuju lantai atas.

POV end…

Siwon POV…

“Benar-benar cari mati dia,” aku mendelik sebal melihat ke arah bangku yang selama ini diduduki oleh Kyuhyun-musuhku. “Perhatian songsaenim menjadi berpihak padanya.” Lanjutku sambil menggebrakkan meja. Alhasil, semua murid yang ada di dalam kelas menatapku heran dan ketakutan.

“Siwon-ah, appamu menelepon.” Ujar Donghae memberikan ponsel Siwon yang sedari tadi tergeletak di atas meja.

“Yoboseyo!!” sapaku.

“Appa. Wae?” tanyaku sopan.

“Ke rumah sakit. Wae ire?” aku pun cemas dan segera membereskan bukuku ke dalam tas ranselku dengan masih ponsel terhubung panggilan dengan appa.

“Appa sudah izin dengan kepala sekolah, cepat kemari dan jangan lupa ajak Kyuhyun.” Belum juga aku menjawab appa sudah memutuskan panggilan.

Aku tercenggang dengan nama yang appa panggil tadi. Kyuhyun – kenapa harus dengan namja itu. Benar-benar membuatku kesal saja.

“Donghae-ah, bawakan tasku dan tas milik Kyuhyun ke dalam mobilku. Aku akan mencari namja manja itu.” Perintahku pada Donghae.

“Memang kau kemana?” Tanya Donghae penasaran.

“Nanti ku ceritakan. Bawakan tasku dan tas Kyuhyun. Arra?” aku melengos keluar kelas dan mencari keberadaan Kyuhyun. Saat berpapasan tadi, ia hendak menuju kantin bersama temannya. Mungkin, ia masih ada disana.

Tanpa lebih lama lagi, aku langsung berlari menuju kantin. Dan benar saja, aku melihat Kyuhyun yang masih menyantap makanannya. Ku langkahkan kakiku menuju meja Kyuhyun dan menariknya tanpa memandangi sekitar yang sudah berterika-teriak.

Begitu pula dengan Kyuhyun yang meronta-ronta minta di lepaskan. “Yak, lepaskan tanganku.” Erang Kyuhyun kesakitan. “Kau akan membawaku kemana?” Tanya Kyuhyun.

“Diam saja, dan ikuti aku.”

Sesampainya diparkiran, Donghae yang ada disana memberikan kunci mobil kepadaku dan segera aku menyuruh Kyuhyun untuk masuk ke dalam mobilku.

“Masuk!!” perintahku.

“Shireo!” bantahnya. Ia pun masih diam di samping mobilku.

“Kau lama sekali.” Aku memangku Kyuhyun secara paksa memasuki mobil Audi milikku.

“YAK!! Kau mau membawaku kemana.” Kyuhyun terus berteriak sambil tangannya yang tak tinggal diam memukuli badanku.

“Bisa diam tidak. Sebenarnya kau namja atau yeoja,” ucapku mulai menstaterkan mobilku meninggalkan halaman sekolah. “Cerewet sekali.”

“Naneun NAMJA. Wae?” tanyanya dengan nada mengotot.

“Jika kau namja, bisa tidak menurut saja perintahku. Nanti kau akan tahu sendiri. PABO!!” ucapku menekan kata PABO yang membuatnya diam dalam marah.

“Kau yang PABO. Mengerjakan soal matematika saja tak bisa. Apalagi mengerjakan soal fisika dan kimia.” Kyuhyun bergumam sebal sambil tangan yang dilipatkan di antara dadanya yang sedikit besar. Aish! Berpikiran apa aku ini.

“Kenapa kau menatapku?” Tanya Kyuhyun sinis.

“Anieyo. Siapa yang menatapmu.” Tolakku berbohong. “Awas kalau kau kembali berbicara dengan mulutmu itu. Akan ku cium sekarang juga.” Lanjutku mengancamnya dan berhasil dengan seketika ia terdiam menghadap luar jendela mobilku yang panas trik matahari semakin menyengat. Ku lihat dari pantulan kaca spion mobil, pipinya yang berwarna putih pucat itu kini menjadi semu merah padam. Sepertinya ia menahan malu. Ck! Rasakan itu.

~~~

@ Hyundai Hospital…

Aku dan Kyuhyun segera berlari memasuki lobby rumah sakit milik appa. Raut wajah Kyuhyun seketika berubah menjadi cemas ketika memasuki lobby rumah sakit, aku tak tahu mengapa appa memerintahku pergi ke rumah sakit, aku segera menghubungi ponsel appa.

“Appa, odie?” tanyaku dengan nafas tersendat-sendat.

“Ah ne, aku segera ke sana.” Aku menarik tangan Kyuhyun menuju lift untuk mengantarkanku ke ruang operasi.

~~~

“Appa!” lirihku melihat appa yang tengah mondar-mandir di depan pintu ruang operasi.

“Siwon-ah.” Tanggap appa menghampiriku. Appa pun melirik ke arah Kyuhyun yang masih heran.

“Ahjussi Choi!” panggil Kyuhyun.

“Ne, Kyuhyun-ah.” Appa memeluk Kyuhyun yang dengan wajah penasarannya.

“Ada apa ini?” Tanya Kyuhyun cemas. “Umma! Kenapa menangis?” Tanya Kyuhyun ke arah ummanya/ahjumma cho yang sedang duduk bersama umma.

Ahjumma Cho terdiam tak berhenti mengeluarkan air matanya. Umma yang ada disampingnya pun berusaha menenangkan dengan mengusap-usap punggung ahjumma cho.

“Tenang Hana-ya..” ucap amma berusaha menenangkan Ahjumma cho.

“Ne, Ji Hyo-ah. Gomawo.” Ahjumma Cho menghapus air mata yang sedari tadi keluar dari mata hazelnya itu.

Tak jauh berbeda dengan Kyuhyun yang duduk menangis dalam diam. Aku masih menatapnya dengan duduk tak jauh darinya duduk. Aku sempat berfikir, mengapa aku harus selalu mengerjai dia. Sedangkan ia tak mempunyai salah apapun. Entah persaanku atau apa, aku sangat ingin memeluk tubuh namja yang menjadi musukku. Ah, tak jadi. Aku tepis saja perasaanku ini, mengingat ia adalah musuhku. Hashhh..

POV end…

Kyuhyun POV…

Jadi ini tujuannya namja itu membawaku ke Rumah Sakit milik appanya. Haish! Aku bahkan lupa jika ia adalah musuhku, mengapa aku masih memikirkan namja bodoh itu. Ingat Cho Kyuhyun. Dia musuhmu. Namja yang duduk tak jauh darimu itu musuhmu. Bukan sahabatmu.

Ruang operasi terbuka, ku lihat seorang namja dengan jas putih menghampiri kami.

“Bagaimana keadaan appaku dokter?” tanyaku cemas.

“Tuan Cho harus segera melakukan operasi. Jika tidak, tekanan jantungnya terus melemah.” Ujar dokter yang ku lihat dari nametagnya bernama Dokter Kim Hyun Joong.

“Lakukan yang terbaik.” Jawab Ahjussi Choi.

“Baik Tuan. Tuan Cho ingin bertemu kalian semua. Silahkan masuk.” Tanpa piker panjang lagi, aku langsung menerobos masuk menghampiri appa yang masih sadar sambil memegang arah jantungnya.

“Appa!” panggilku melemah ketika melihat keadaan appa yang sekarang. “Mengapa jadi seperti ini?” tanyaku duduk pada bangku di samping ranjang yang sudah di sediakan.

“Gwenc..hana Kyuhnyunniee..” jawab appa kesakitan.

“Yeobo!” Umma memegang tangan appa dan juga tak lupa memeluknya. Benar-benar romantic mereka berdua.

“Yeung Hwan, cepatlah kau sembuh. Aku sudah mengurus semuanya sebentar lagi kau operasi.” Ahjussi Choi mengelus kaki appa lembut.

“Gomawo Kiho-ah. Aku berhutang banyak padamu.” Ucap appa tak enak hati.

“Tak usah sungkan seperti itu Yeung Hwan. Kau sudah ku anggap seperti keluargaku sendiri..” ucap Ahjussi choi tulus.

“Benar itu. Kita itu keluarga. Kami seperti ini hitung-hitung balas budi padamu karena dulu saat kami kesusahan kaulah yang membantuku.” Ucap Ahjumma Choi tulus.

“Tetap saja. Aku tak enak pada kalian, hanya ada satu permintaanku sebelum aku menjalani operasi.” Pinta appa membuat kami semua cemas.

“apa itu Yeung Hwan? Katakanlah?” perintah ahjussi Choi.

“Aku ingin…” Appa menggapai tanganku dan tangan namja yang tak lain musuhku, di pegang antara satu sama lain. “Kyuhyun dan Siwon menikah sekarang.” Lanjut appa membuatku kaget.

“Shireo” tolakku melepaskan tanganku.

“Wae Kyuhyun-ah?” Tanya appa dengan nada lemas.

“Karen.aa…” ucapku terbata-bata sambil memandang appa, Siwon, umma, Ji Hyo ahjumma dan Ki Ho ahjussi.

“Apa ingin membalas budi kepada sahabat appa ini Kyuhyun-ah, appa mohon.” Mohon appa. “Appa tak akan cemas lagi jika kau sudah menikah dengan Siwon.” Lanjut appa sambil memengang dadanya.

“Tapi appa, aku dan Siwon sama-sama namja.” Aku menunduk malu menahan air mata agar tak keluar.

“Appa hanya ingin membuat yang terbaik untukmu, Kyuhyunnie..” mohon appa kesakitan semakin membuatku takut kehilangannya.

“Baiklah. Aku menyetujuinya. Aku akan menikah dengan Siwon.” Aku melemparkan death glare kepadanya. Ia pun tak kalah menatapku dengan tatapan marah pula.

“Lalu, bagaimana denganmu Siwon-ah?” Tanya appa kepada siwon.

“Aku juga menyetujuinya ahjussi, demi melihat ahjussi sembuh” Siwon tersenyum memperlihatkan demplenya membuatku tak bisa mengalihkan pandangan mataku dari wajahnya, namun aku segera sadar. Ia musuhku, untuk apa aku menatapnya kagum. Sungguh menjijikan.

POV end…

SKIP

Author POV…

Kini, Siwon, Kyuhyun, Ji Hyo, Ki Ho, beserta Hana menunggu diluar ruang operasi. Sebelum operasi dilakukan, Siwon dan Kyuhyun melangsungkan janji suci pernikahan dengan disaksikan oleh perawat dan dokter Kim Hyun Joong. Bukannya menambah ke akraban, Siwon dan Kyuhyun malah menjadi kembali saling bermusuhan dan menganggap jika pernikahan ini adalah pernikahan bohongan.

“Aku sudah membuat Perjanjian di sini.” Ucap Kyuhyun memberikan kertas yang berisi beberapa perjanjian yang sudah di tanda tangan Kyuhyun.

Yang bertanda-tangan dibawah ini saya, Kyuhyun dan Siwon melakukan perjanjian selama pernikahan ini berlangsung yang antara lain:

  1. 1.      Harus merahasiakan pernikahan ini dari orang lain, baik sahabat ataupun teman-teman.
  2. 2.      Tidak boleh saling menyentuh tangan antar satu sama lain.
  3. 3.      Tidak boleh tidur bersama, kecuali jika ada orangtua yang datang.
  4. 4.      Harus membagi pekerjaan rumah.
  5. 5.      Jika melanggar akan mendapatkan hukuman.

 

Kyuhyun

 

“Bagaimana?” Kyuhyun menjabatkan tangannya ke depan badan Siwon. Siwon pun hanya melihatnya heran. Ia mengambil bolpoin di dalam tas miliknya dan menandatangan surat perjanjian.

“Deal” Siwon menggapai jemari lentik Kyuhyun yang halus seperti kulit bayi itu.

“Oke Deal..” ucap Kyuhyun menunjukkan evil smirknya seperti menyembunyikan suatu hal. Siwon hanya menghela nafas dan keluar dari mobil Audi miliknya tanpa berbicara sepatah katapun kepada Kyuhyun.

“Apakah aku salah bicara? Ah molla..” Kyuhyun keluar dari mobil mengikuti Siwon yang menuju ruang operasi.

 

TBC…

Yeah..

TBC.. sepertinya daddy tak terima ya. Hehehe..

Awal aja benci, eh, akhirnya malah pasrah. Kkkk..

Tunggu aja kelanjutannya, jangan lupa RCL. Oke..

Iklan

Tentang riskapecintasuperjunior

saranghaeyoo choi siwon , cho kyuhyun , lee donghae
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

18 Balasan ke Young Marriage Part 1 (YAOI)

  1. ciieshy berkata:

    Wkakakkak.. Aigoo itu wonkyu nikah dadakan jadinya? Keren ceritanya thor. Lanjuutt :b

  2. dee berkata:

    seru ceritanya…lanjut

  3. kaylovekyu berkata:

    Eeeh sepertinya aku pernah baca yg ini.
    Tapi kok comment ku g ada y?
    Apa aku jdi SR??
    Mianhe klo gtu.
    Ditunggu next chapx.
    Ga sbr gmn khidupn rumh tngga wonkyu

  4. Erlyn haruna kenshin berkata:

    Pernikahan dini nya wonkyu, pnasaran kalo entar udah nikah 😀

  5. Zita frauke berkata:

    Daebak!! Ga kebayang nikah di rumah sakit. Hehhee.. Jgn bertngkar dong sepertinya udh ada percikan” api cinta nih. Hehehe

    lanjut..

  6. Fitri MY berkata:

    Huwaa keren
    Penasaran dengan rumah tangga mereka
    Lanjuuut

  7. Cho nurul berkata:

    Itu wonkyu gak kaget ya disuruh nikah dadakan? Haha hati2 kyu, ntar kyu yg buat perjanjian kyu yg langgar lagi….

  8. hana.pertiwi berkata:

    Lanjut Eonni…prnkhan dngn prjnjian konyol itu psti akn ribet,knpa pegang tngan aj ga blg sich.Cpt dilnjt aj Eonni…hehehe ^_^

    ~~~Hanna Shin Jiseok

  9. love2siwon berkata:

    Hua ..mereka benar2 kyk tom & jerry..
    Waduh mereka menikah, nanti gmn ya?

  10. choinayge berkata:

    qu pengin bgt baca.. tp,akhir2 ini agak menurun… hasrat tuk baca ff… ok deh akan qu baca klo updatenya cepet.. hehehee…
    coz klo dah baca trus updatenya lamakan ga enak jadinya.. hehhhe
    ok.. ditunggu updatenya 🙂

  11. Purple of Sona berkata:

    Ikutan baca ya 😉
    Eh? Emang awalnya mereka bisa musuhan karena apasih? -..-
    Buat aku ini agak kecepetan, jadi waktu baca kok berasa kayak lompat-lompat. Terus typo lumayan. Nanti kalo update lebih di perhatikan lagi ya 😉
    Ditunggu part selanjutnya ^^

  12. renisoediyo berkata:

    Sempet” nya buat perjanjian.. Padahal keadaan appa cho lagi kritis..

  13. evenoer berkata:

    Eh???
    Suka saya…
    Ditunggu kelanjutannya

  14. NiaWonKyu berkata:

    wahhh suka deh FF perjodohan gitu kkk, next chap ditunggu thor keep writing 🙂

  15. rina berkata:

    wah seru nihhhh….ayo lnjuttt chingu…..pnsran bget euy ama jalur crita’y….xixi…..

  16. viants berkata:

    aku suka ma critanya,.:-D,.ku tunggu klanjutannya
    ,

  17. dewdew90 berkata:

    kren crty… q pgn th gmn prnkhan mreka?????
    pst tmbh seru nty next…………

  18. wahyuWidiya berkata:

    ayooo lanjut, ceritanya bagus banget

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s